Minggu, 28 Desember 2014

Kesejahteraan Masyarakat dalam Pandangan Islam



Dalam pandangan Islam, masyarakat dikatakan sejahtera bila terpenuhi dua kriteria: Pertama, terpenuhinya kebutuhan pokok setiap individu rakyat; baik pangan, sandang, papan, pendidikan, maupun kesehatannya. Kedua, terjaga dan terlidunginya agama, harta, jiwa, akal, dan kehormatan manusia.
Dengan demikian, kesejahteraan tidak hanya buah sistem ekonomi semata; melainkan juga buah sistem hukum, sistem politik, sistem budaya, dan sistem sosial. Allah Swt telah menjadikan agama ini sebagai dînul kâmil, agama yang sempurna. Syariahnya mengatur seluruh aspek kehidupan, baik politik, ekonomi, hukum, sosial, maupun budaya. Bila syariah diterapkan secara kaffah oleh suatu Negara niscaya kesejahteraan hakiki, akan terwujud dalam kehidupan ini.

#To Be Continue...

the Actors of Economic Build



Aktor yang berperan sebagai agen pembangunan adalah wirausaha atau biasa disebut entrepreneur. Berbagai literature pun banyak yang menulis peranan wirausaha dalam pembangunan suatu bangsa, misalnya di Amerika Serikat, para enterprenuer disebut pula sebagai “captain of industry” atau “business tycoon” atau “wealthy and powerfull businessmen or industrialists” mereka antara lain seperti Andrew Carnegiie (steel), James B Duke (tobacco), John D. Rockefeller (oil) danlain sbagainya.

#Maaf, kalau ada salah dalam penulisan bahasa (^_^) To Be Continue....